Bagaimana Proses Awal Saya Menulis Sampai Menjadi Buku

Awal mula menulis

Ternyata menulis bukanlah suatu yang sukar seperti yang dikatakan kebanyakan orang. Namun yang pasti, menulis tidak mudah dan tidak sukar. Artinya menjadi penulis membutuhkan pengalaman menulis itu sendiri. Seperti beberapa tulisan yang telah saya tulis, walau tidak seproduktif penulis profesional. Tapi setidaknya saya bisa katakan saya adalah penulis.

Menulis tidak harus dalam bentuk buku, tugas kuliah atau skripsi, namun dapat juga berbentuk ebook (elektronik book). Banyak diantaranya bertebaran bebas di internet, tinggal comot dan unduh. Tapi pernahkah setelah mengunduh ebook, sekali-kali merasakan dari perspektif penulis? Bagaimana penulis memikirkan ide terbaiknya dalam menulis, bagaimana penulis begadang hingga pagi menjelang, bagaimana keringat bercucuran saat pikiran buntu? (Back to: Belajar Bahasa Inggris Online)

Jujur, menurut saya, menjadi penulis tidaklah mudah. Apalagi menjadikan profesi menulis sebagai tulang punggung. Kecuali bagi penulis novel, itupun kalau novel yang laku dipasaran. Menulis novel saya bilang semua orang bisa, tapi untuk menulis novel yang laku belum tentu dapat melakukannya. Sehingga menulis ini saya lebih suka menyebutnya dengan passion. Bukan hanya sekedar hobi, yang hanya menulis untuk mencurahkan apa yang dirasakan, contohnya seperti diary. Jika passion, lebih terhadap keinginan tersendiri untuk menjadikannya sebuah motivasi. Karena dalam menulis buku, bukan diri sendiri yang membacanya melainkan orang lain yang menilai.

Beranjak dari itu, saya iseng sedang membuat sebuah infographic (gambar yang berisi informasi yang dikemas lebih menarik dlm gambar) dikala sedang menulis draft thesis untuk presentasi. Ibarat penulis yang sedang butuh refreshment, inilah salah satunya untuk mencairkannya.

Beberapa tulisan yang pernah saya tulis, baik dalam bentuk ebook atau buku akan saya sertakan disini. Alih-alih berpikir negatif, saya selalu mengutamakan berpikir positif. Jadi saya menuliskan ini dan membuat infographic bukan karena pamer atau untuk popularitas. Namun lebih condong kepada memotivasi untuk menulis. Karena dari stereotip yang ada, dimana rendahnya kegemaran membaca orang Indonesia, berefek juga dalam keinginan untuk menulis.

Menurut saya, sangat disayangkan jika usia muda yang produktif tidak dituangkan ide-ide ‘liar’ dalam bentuk tulisan. Untuk memulai memang susah, sangat klise memang. Tapi sesusah apapun itu dalam memulai, pasti ada pertama kali.

Jika pertama kali saja enggan, tidak ada yang kedua, ketiga dan seterusnya. Menulis tidak membutuhkan prestasi muluk-muluk untuk memulai, namun dari keaktifan menulis justru insyaallah prestasi yang akan mengikuti.

Oke, saya akan menceritakan beberapa ebook dan buku yang telah saya tulis ini:

1. Tulisan saya pertama kali dalam ebook. Disaat ebook belum booming di tahun 2011. Adalah ebook berjudul 7 Kelemahan Romansa Pria. Ebook yang saya tulis awalnya keisengan. Berisi pengalaman pribadi dan hasil dari membaca-baca. Ebook yang saya kira tidak ada yang baca, ternyata ada yang menguploadnya (tanpa sepengetahuan saya) di website document sharing Scribd. Statistiknya 3 tahun semenjadk diupload: 8 likes, 100 reads oleh member dan 1k reads oleh non member.

 

2. Ebook kedua di tahun 2011, Blueprint Speak English Well. Ebook tutorial pengalaman pribadi saya saat kuliah sarjana sastra Inggris dulu. Bisa dibilang saat masuk sastra Inggris kemampuan dalam berbahasa Inggris sangat minim. Oleh karenanya, saya tuangkan pengalaman ini sebagai pemicu untuk memotivasi bagaimana saya belajar dulu. Tips dan strategi apa yang saya lakukan.

 

3. Inilah buku pertama saya di tahun 2012. Prosesnya begitu singkat dan tidak terduga. Saya menulis hanya dalam waktu sekitar 3 minggu. Berjudul Percepatan Skor TOEFL. Bagaimana buku ini saya tujukan untuk mahasiswa yang akan mengikuti ujian TOEFL. Berisi tips, strategi dan ringkasan bab apa saja yang sering keluar di soal-soal TOEFL.

 

4. Ebook selanjutnya di tahun 2012, ada beberapa diantaranya:

a. A Guide How to Translate your text. Berisi tips sebelum memutuskan untuk memilih penerjemah secara online.

b. Ciptakan Produk Online (CPA). Adalah ebook berisi tutorial dimana sebagai panduan untuk menjadikan ebook dan menjualnya secara online.

c. Hot Potential Trafic. Ebook yang berisi tips dan strategi untuk mendatangkan trafik ke sebuah website.

d. Membangun Kredibilitas Online Anda. Adalah ebook yang berisi, bagaimana kredibilitas sangat penting dalam berbisnis online. Berisi juga tutorial untuk memulai menjual ebook secara online melalui sebuah website. Pernah ebook ini saya ajukan kepada penerbit besar Elex, namun sayang masih perlu banyak perbaikan.

 

5. Ebook terbaru dan gress. Ada dua ebook disini yang telah saya tulis. Pertama, Ebook Rencanakan Liburan Terbaik Anda di Bali. Berisikan 6 tips untuk merencanakan liburan ke Bali, apa saja yang dibutuhkan dan diperlukan. Bisa dibaca di pulaubalitours.com. Kedua, ebook Percepatan 12 Tenses. Adalah ebook yang rencananya akan saya launching di bulan November. Ebook yang berisi tutorial dan dilengkapi video untuk menguasai tenses (bagian dasar dalam bahasa Inggris yang seringkali dilupakan karena dianggap mudah).

Dari beberapa ebook dan buku yang telah saya tulis di atas mungkin tidaklah seberapa. Namun, setidaknya saya berharap dapat mejadi sebuah motivasi dan pemacu untuk pembaca tulisan ini memulai menulis.

Cukuplah tulisan panjang ini yang saya tulis dikala tengah malam hingga menjelang subuh. Saya tidak mengharapkan apa-apa, kecuali berharap pembaca termotivasi melalui tulisan saya ini.

Jika tulisan ini bermanfaat bisa klik share untuk memotivasi yang lain. Terimakasih telah membaca dan semoga dapat memberikan manfaat dari sharing cerita ini.

 

Tag:

  • pengalaman menulis buku
  • cara buat pengalaman jadi buku
  • cara membuat novel untuk membuat para pembaca termotivasi
  • Cara Menulis Buku Pengalaman
  • ebook sastra cara menulis
  • pengalaman menulis buku anak